Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Enak di Lidah Tapi Tidak Enak di Perut



Nah siapa yang biasa mengalami hal ini? 
Pas saat enak-enaknya hidangan di makan, kok di lambung merasa ada yang tidak enak, rasa terbakar bahkan merasa mual. Nah.. ini biasa salah satu pertanda lambung Anda bermasalah atau biasa di sebut maag. 

Apa itu maag? 
Gastritis/Maag adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan. Berdasarkan jangka waktu perkembangan gejala, gastritis dibagi menjadi dua, yaitu akut (berkembang secara cepat dan tiba-tiba) dan kronis (berkembang secara perlahan-lahan).

Lambung memiliki sel-sel penghasil asam dan enzim yang berguna untuk mencerna makanan. Untuk melindungi lapisan lambung dari kondisi radang atau pengikisan asam, sel-sel tersebut juga sekaligus menghasilkan lapisan lendir yang disebut mucin. Ketika gastritis terjadi, ada penderita yang merasakan gejalanya dan ada juga yang tidak. Beberapa gejala gastritis di antaranya: 

  • Nyeri yang menggerogoti dan panas di dalam lambung
  • Hilang nafsu makan
  • Cepat merasa kenyang saat makan
  • Perut kembung
  • Cegukan
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Gangguan saluran cerna
  • BAB dengan tinja berwarna hitam pekat
  • Muntah darah 
Penyebab Gastritis 
Berikut ini sejumlah hal yang bisa menyebabkan gastritis, di antaranya:
  • Infeksi bakteri H. pylori
  • Efek samping konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (misalnya ibuprofen dan aspirin) secara berkala
  • Stres
  • Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
  • Penyalahgunaan obat-obatan
  • Reaksi autoimun
  • Pertambahan usia
  • Infeksi bakteri dan virus
  • Penyakit HIV/AIDS
  • Refluks empedu
  • Anemia pernisiosa
  • Muntah kronis 
Pencegahan dan Pengobatan Gastritis 
Jika Anda rentan terkena gejala gastritis, cobalah untuk membagi porsi makan Anda ke jadwal makan baru. 

Sebagai contoh, jika sebelumnya Anda suka makan dengan porsi besar tiap jadwal makan, ubah porsinya menjadi sedikit-sedikit sehingga jadwal makan Anda menjadi lebih sering dari biasanya. Selain itu, hindari makanan berminyak, asam, atau pedas. 

Mengkonsumsi air yang cukup khususnya air alkali, karena air alkali membantu proses penyembuhan, karena dengan konsumsi air alkali akan membantu menetralisir asam ambung yang berlebihan. 

Tentunya air alkali yang di proses dengan cara yang standard dan berkualitas, karena jika air alkali yang di proses dengan bahan konsentrat kimia dan tidak standard malah akan sebaliknya merusak lapisan lambung. 

Jadi tetap harus memperhatikan jenis air yang anda konsumsi dan jangan sampai salah pilih. Salah satu jenis air yang sudah banyak orang merasakan manfaatnya adalah air alkali yang dibuat dari mesin air Kangen Water.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa selalu jaga kesehatan.
Tetap semangat.

Posting Komentar untuk "Enak di Lidah Tapi Tidak Enak di Perut "